Neowax - The Convention Of Temperamentalia




Dalam sejarah dewa-dewa esensial dalam ranah American indie-rock, dekade 80-an mengintrodusir kita dengan superioritas noise Sonic Youth dan dekade 90-an mendemonstrasikan akal bulus slacker Pavement.
Meskipun terdapat nama-nama lain, mereka muncul sebagai dua entitas yang paling kardinal dan influensial. Estetis mereka yang telah menghipnotis ratusan remaja middle-to-highbrow bertanggung-jawab atas perkembangan indie-rock dari tahun ke tahun tetapi sayangnya banyak dari para penerus tersebut yang tidak tahu batasan antara memberikan homage dengan plagiarisme.

Neowax, sebuah band indie-rock dari Bandung Indonesia yang dimotori oleh Arief Pradipto (Guitar,Voc), Fakhril Putra Sunandar (Guitar), Aldi Hendrawan (Bass,Voc), dan Robby Sudrajat (Drum) sangat paham dengan batasan tersebut. Mereka mengikuti jejak para veteran yang melahirkan gagasan konvensional dari noise dan lo-fi sembari memancarkan persona orisinil tersendiri, sebuah distingsi yang apropriasi generik tidak akan pernah bisa capai. Persona tersebut hadir dari maneuver musical mereka yang tidak sungkan merangkul kitsch tapi di waktu yang sama, juga memberikan jukstaposisi sound yang eksepsional.

Dalam beberapa rilisan awal mereka (Gallgo Is The Greatest Name For Our New Club. EP (2004)Ghost Treat Magic, LP (2008)), Neowax menginkorporasi rangkaian notasi erratic dan off-kilter serta kord No Wave yang sloppy dalam sound mereka. Formula tersebut bertanggung jawab atas elevasi lingkup sonic mereka ke level idiosinkrasi. Kini, Neowax sedang bersiap-siap merilis full-length album kedua mereka yang berjudul “The Convention of Temperamentalia”. Atribut khas Neowax masih bisa dijumpai lewat album ini, tetapi di saat setiap track melakukan progresi, Neowax akan menyajikan twists dan turns yang terkadang substil tapi tak jarang juga drastis. Konsepsi ini hadir karena adanya penyertaan instrument-instrumen baru seperti terompet dan keyboard hasil kerjasama dari Deni Rhamdani Gedang dan Gilang A. Ramadhan (Kacang). Tekstur produksi yang pendengar cerna akan cenderung lebih jenial, tetapi tetap menitiskan abstraksi, hal ini dikarenakan gemuruh noise yang tidak pernah absen dari karakteristik Neowax akan direduksi dengan buaian ambient a la proyek-proyek Bradford Cox (Atlas Sound, Deerhunter). “The Convention of Temperamentalia” yang akan dirilis pada bulan juli 2012 mendatang adalah simbol maturitas Neowax dalam bermusik tanpa melupakan kohesivitas trademark yang membuat yesnowave.com/Gembi menghadiahkan mereka title “band indie-rock terbaik di Indonesia”.

TRACK LIST “THE CONVENTION OF TEMPERAMENTALIA”
:1. the hearts of middle to highbrow teenagers
2. and The Forgotten man who picks up their records
3. Yonder unlimited sky
4. Crooked house
5. Spirited Animals
6. Hollow,hi
7. Undiscovered Morning (Hear me Universe)
8. Lucy's swings
9. The edgy day of unspoken days
 10. Helados

Discography:
Gallgo is the greatest name for our new club. Ep (2004)
Ghost treat magic, Album (2008)
Various Artists-Gimmie-gimmie Indie rock (2010)
Various Artists-Lets Back to the Gold Sounds (2011)